Pengertian Status Offense dan Penjelasannya
Pengertian Status Offense (Pelanggaran Status)
Pelanggaran status adalah perilaku yang melanggar suatu aturan atau etika yang dilakukan oleh remaja. Pelanggar status merupakan para anak-anak di bawah umur yang membutuhkan pengawasan, anak-anak yang membutuhkan pengawasan, remaja yang membutuhkan pengawasan, anak-anak yang membutuhkan bantuan, orang yang membutuhkan pengawasan, anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan pelayanan, atau anggota keluarga yang membutuhkan pengawasan. Merekalah yang sering disebut-sebut sebagai anak nakal, bandel, tidak bisa dikontrol, dll.
Penjelasan Perilaku Status Offense (Pelanggaran Status)
Pelanggar
status biasanya berasal dari keluarga yang memiliki permasalahan di rumahnya,
seperti misalnya keadaan single-parent. Anak-anak yang kekurangan kasih
sayang dan kehangatan orang tua pada akhirnya akan merasa marah dan melakukan
hal-hal yang disebut sebagai kenakalan. Dari sisi orang tua sendiri, para
pelanggar status ini akan dianggap sebagai pembangkang, merengek, dan
menjengkelkan, kemudian mereka akan memberi batasan-batasan pada perilaku dari
anaknya. Beberapa ahli teori berpendapat bahwa respon masyarakat terhadap
pelanggar status lebih diskriminasi pada perempuan. Hal itu disebabkan karena
adanya kelonggaran yang ada di masyarakat yang menganggap “boys to be boys” atau
maksudnya hal-hal yang dianggap kenakalan itu wajar saja dilakukan oleh para
laki-laki karena itu sifat laki-laki, sedangkan perempuan tidak umum untuk
melakukan kenakalan seperti laki-laki.
Daftar Pustaka
C.
Bartollas dan F. Schmaleger. (2018). Juvenile Delinquency; Third
Edition.
New York: Pearson. (hlm. 1—35).

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Status Offense dan Penjelasannya"
Posting Komentar